Mesin Waktu 1 Februari 2012

Update Terakhir: April 1, 2015

Mesin Waktu 1 Februari 2012

Mesin Waktu 1 Februari 2012 – Tepat pada tanggal 1 Februari 2 tahun yang lalu atau tepatnya tahun 2012, setidaknya ada sekitar 79 korban yang meninggal dan sekitar lebih dari 1000 orang harus mengalami cedera dalam sebuah kerusuhan yang terjadi pada pertandingan di kompetisi Liga Primer Mesir. Dengan kejadian ini tentu saja menuntut pemerintah melarang untuk menggelar pertandingan liga domestik dan juga membuat Liga harus mengalami penundaan untuk mencegah kerusuhan serupa tidak terjadi.

Mesin Waktu 1 Februari 2012 – Ketika itu, Al Masry menjamu Al Ahly di kandang Al Masry di Port Said Stadium yang sebenarnya sudah dimulai dengan suasana dan juga atmosfir yang sudah terasa panas semenjak awal laga. Dalam laga tersebut suporter sudah turun dan juga masuk ke dalam lapangan. Praktis hal ini membuat kick off laga sendiri akhirnya harus ditunda selama 30 menit. Al Masry yang bertindak sebagai tuan rumah akhirnya meraih 3 poin dan menang dengan skor 3-1 atas Al Ahly. Namun laga ini sendiri tidak berjalan kondusif. Pasalnya setiap Al Masry mencetak gol, para suporter yang memenuhi lapangan, langsung menyeruak dan menyerbu lapangan untuk merayakan gol tersebut. Ternyata bukan sampai disini saja. Ketika laga berakhir, beberapa kelompok suporter dari Al Masry langsung melakukan serangan kepada para pemain dan juga supporter Al Ahly yang memenuhi stadion Port Said Stadium tersebut.

Mesin Waktu 1 Februari 2012 – Yang lebih mengerikan lagi mereka menyerang dengan menggunakan pisau dan juga batu lalu kembang api serta tongkat pemukul yang membuat banyak korban jatuh. Total sekitar 79 orang menjadi korban tewas akibat insiden ini. Variasi dari penyebab tewasnya korban tersebut mulai dari tusukan, pukulan hingga akibat lemparan menjadi salah satu penyebab. Sedangkan 1000 orang lainnya harus mengalami cedera yang cukup serius. Selepas insiden tersebut, muncullah gossip dan juga rumor yang memberitakan dan juga mengklaim bahwa kerusuhan tersebut sendiri didalangi oleh aksi politik dan juga menuduh polisi serta angkatan bersenjata untuk melakukan konspirasi guna menghukum suporter Al Ahly yang memang sangat kritis dan selalu menjadi incaran seusai revolusi Mesir yang sudah terjadi selang setahun sebelumnya tersebut.

Mesin Waktu 1 Februari 2012 – Dikabarkan kepolisian Mesir sendiri sudah menahan sekitar 73 orang. Dan dari hasil pemeriksaan dan juga keputusan pengadilan, 21 orang langsung mendapatkan hukuman mati pada bulan Januari 2013. Dan hal ini langsung kembali memicu kerusuhan yang tentu saja lebi mematikan dari kerusuhan yang pertama. Banyak korban dari keluarga yang terlibat di kerusuhan tersebut. Jelas tanggal 1 Ferbuari 2012 menjadi salah satu hari yang kelam bagi dunia sepak bola Mesir yang harus mengalami nasib buruk diakibatkan kepentingan politik tertentu yang merugikan bangsa sendiri.