HSV Kagum Dengan Tuan Rumah Dan Para Suporter

Update Terakhir: April 1, 2015

HSV Kagum Dengan Tuan Rumah Dan Para Suporter

Klub asal Jerman yang sedang berkunjung ke Indonesia, yakni Hamburg SV mendapat kesan positif dari Arema Indonesia dan suporternya setelah pertandingan persahabatan di antara kedua tim yang bertanding. Rasa kagum HSV sekaligus menepis anggapan banyak pihak bahwa mereka sudah menyepelekan publik tuan rumah terkait kejadian setelah pertandingan berakhir. Dalam pertandingan persahabatan tersebut yang digelar di Stadion Kanjuruhan Malang, Senin (6/1/2014) malam, HSV yang kini sedang terpuruk di Bundesliga Jerman hanya bermain imbang 2-2 dengan tuan rumah Arema Cronos. “Kami sangat kagum dengan tim Arema pada pertandingan ini. Mereka memang tim yang sangat bagus disini. Skor 2-2 menjadi bukti bahwa Arema memang sangat bagus dalam bertanding.

“Kami merupakan tim yang mewakili Jerman pada pertandingan persahabatan ini, mengenalkan Bundesliga ke seluruh masyarakat. Kami sangat senang bisa melawan Arema pada kesempatan yang telah diberikan.” Selain memuji Arema yang sudah menampilkan performa terbaiknya, Oliver turut menyanjung suporternya yang ia sebut tak henti-hentinya untuk memberikan dukungan langsung. “Dukungan suporter disini sangat bagus dibanding ketika bertanding di Bundesliga, kami salut akan hal yang seperti itu.” Bintang HSV Marcell Jansen mengungkapkan penilaian senada terhadap kesan yang ia dapatkan dari publik Kanjuruhan. “Masyarakat di sini sangat ramah dan santun, kami terkesan dengan kondisi seperti ini.”

Di akhir pertandingan terjadi kejadian, HSV langsung meninggalkan lapangan setelah pertandingan berakhir tanpa menyempatkan untuk menyapa penonton yang datang ke stadion. Padahal saat itu wasit dan pemain Arema sudah berbaris di titik tengah untuk melakukannya. Kejadian itu pun sangat disayangkan pihak Arema yang menilai bahwa hal tersebut tidak perlu terjadi dan seperti isyarat meremehkan tim yang menjadi lawannya, terlebih dalam sebuah pertandingan persahabatan. “Kalau boleh saya berkata jujur seperti apa yang saya rasakan, kami tak simpatik terhadap tim lawan kali ini. Mereka terkesan memiliki pandangan buruk kepada kami setelah hasil imbang dalam pertandingan.”

“Ada kesan buruk dari tim luar yang datang kesini. Jika mereka kalah dalam permainan yang berlangsung. Kita seperti diremehkan soal sepakbola oleh mereka. Hal itu bisa dilihat dari permainan mereka sepanjang 90 menit dan di akhir pertandingan setelah wasit meniup peluit.” HSV sendiri menepis anggapan yang dinyatakan oleh salah satu pihak tersebut. Jansen memberikan alasan kalau ia dan rekan-rekannya memang saat ini sedikit tertekan dengan padatnya jadwal tur klub yang sudah ditentukan. “Jadwal kami sangat padat dan ketat, besok harus sudah berangkat ke Abu Dhabi untuk melakukan hal yang sama. Terus terang kami tertekan. Disamping hal tersebut, kami belum makan malam pada hari itu.”